Berkunjung Ke Negeri Seribu Lontar (Part 1)

Negeri seribu lontar merupakan julukan yang pas ditunjukan untuk Pulau Rote. Berkunjung ke Pulau paling selata di indonesia ini (Secara De Facto) tak pernah saya rencankan sebelumnya, Namun karena ada tawaran dan kesempatan untuk mengajar kelas inspirasi disana maka saya pun meniatkan diri untuk pergi ke Pulau Rote.

Bandara Rote
Bandara Di Rote

Berawal dari teman saya Karina yang menjadi Pengajar Muda Indonesia mengajar yang kebetulan di tempatkan di Kabupten Rote Ndao meminta saya untuk membuat surat untuk anak-anak di kelasnya yang akan mengikuti ujian nasioanl , kata dia agar mereka lebih semangat mengikut Ujian Nasional. Dari sana saya berpikir, kenapa hanya surat? kenapa tidak saya saja yang kesana? nah dari situ saya mengabari karina dan dia pun siap membantu saya untuk mencarikan tempat menginap dan transportasi disana.

Perjalanan saya kali ini tidak sendiri, saya ditemani teman seperguruan marching band saya bernama Esa (dia artis loh , cek deh ig nya @djenarmahesa). Tanpa babibu saya ajak dia langsung dia mengiyakan ajakan saya! Yes Pulau Rote Kami datang!!!

Kami Memulai perjalanan ini dari Bali Menuju Surabaya pada tanggal 5 April 2016 malam. Kenapa Surabaya? Karena hanya dari Surabaya lah kami bisa mencari penerbangan terpagi ke Kupang. Oh ya untuk menuju Rote satu satunya cara adalah melalui Kota Kupang dari kota Kupang Lalu Naik pesawat atau Fast Boat Lagi menuju Rote. Karena kami ingin menikmati pemandangan kota kupang terlebih dahulu maka kami memilih menggunakan peswat menuju rote pada keesokan harinya.

Hari keberangkatan pun tiba, pulang kantor kami langsung menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menuju Surabaya. Sesampainya di Surabaya saya di jemput oleh pacar saya dan diantarkan untuk mencari makan malam sejenak. Setelah perut kenyang kami diantar menuju penginapan yang sangat dekat dengan Bandara Juanda, Namanya Pondok Rizky. Kami mendapat harga semalam 195rb di booking.com. Kamar yang kami tempati cukup besar dan kamar mandi juga sangat besar. Penerbangan kami keesokan harinya di muali pukl 6.25 Wib dengan menggunakan maskapai Citilink Menuju bandara El-tari.

 

 

Jadwal fastboat dari kota Kupang ke Rote yakni jam 9 pagi, Untuk pesawat hanya ada Pukul 3 Sore. Biaya fastboat kelas executive 130rb  dan untuk vip 160rb Bedanya hanya di Tempat duduk saja. Untuk tiket pesawat berkisar antara 198rb sampai dengan 266rb untung untungan sih Gan / sis.

 

 

El Tari Kupang

 

Perjalanan dari Juanda ke El-tari Kupang kurang lebih memakan waktu 1 jam 50 menit. kami sampai di kupang kurang lebih pukul 9 Wita. Sesampainya di Eltari kami mencoba mencari makan di bandara dan ternyata harganya sangat mahal (Jangan coba coba makan di bandara) 2 porsi soto ayam dan 2 esteh dibandrol dengan harga 92rb. Agak shock juga pengalaman makan di bandara El-tari. Oke skip masalah makan, hal yang kami cari pertama kali setelah kami sampai di Kupang adalah Penginapan. Dari hasil browsing di Agoda kamipun mendapat hotel yang cukup dekat dengan bandara dan terletak di tengah tengah kota, Homestay yang kami tempati bernama Evergreen dengan harga 204rb plus sarapan pagi. Letak hotel kami dekat dengan kota kira kira hanya 15 menit dari Bandara El-Tari. Taxi dari Bandara menuju tempat kami menginap di Bandrol dengan harga 70rb. Harganya oke sih ya tapi supirnya men!! Luar biasa, kami diajak ngebut menuju Hotel kami, alhasil sampai hotel saya pun merasa mual oke skip masalah mualnya.

hotel Yang saya dan Esa tempati cukup bagus, AC nya dingin, kamarnya luas, ada TV nya pula dan di kamarnya di sediakan dispenser. Sebanding lah dengan 204rb yang kami keluarkan. Basa basi sedikit dengan pegawai hotel ternyata di hotelpun kami bisa sewa motor dengan harga 50rb saja, wah tanpa pikir panjang kami mengiyakan. Setelah kami cek in motor pun sudah siap mananti. Tidak menunggu lama kami pun jalan-jalan menjelajahi kota Kupang.

Pemandangan Menuju Goa Kristal
Pemandangan Menuju Goa Kristal

Kami tidak tau harus kemana , namun kami sangat ingin berkunjung ke Goa Krista, dari Hasil Googling kamu pun di arahkan menuju desa Bolok dekat dengan pelabuhan Tenau. Perjalananya hanya memakan waktu kurang lebih 30 Menit. Sesampainya disana kamipun bingung karena tidak ada petunjuk arah sama sekali akhirnya kamipun bertanya dan ditunjukkan tempatnya oleh warga sekitar. Ternyata objek wisata ini belum di kelola sama sekali, kami pun harus parkir di perumahan yang baru dibangun dan menitipkan motor kepada seseorang disana dengan membayar sukarela 5rb rupiah saja.

Dari tempat parkir tersebut kamipun harus berjalan kaki lagi masuk ke semak semak kuran lebih 500 meter. Tidak ada petunjuk arah sama sekali jadi kalau kesini lihat saja jalan setapaknya ya! Sesampainya di mulut goa ternyata ada suara orang dari dalam goa, dan kami pun memberanikan diri masuk. Goanya sangat gelap karena matahari mash di belakang mulut Goa berbekal senter dari Handphone kami akhirnya kami pun masuk. Airnya terlihat sangaatt biru. Niat kami ingin mandi pun kami urungkan sejenak karena sangat gelap. Saran dari pengunjung disana katanya sebaiknya datang mulai dari jam 1 siang sampai jam 4 sore , saat mata hari akan terbenam maka sinar matahari akan masuk ke mulut Goa.

Bagian Dalam goa Kristal Sebelum jam 1 Siang
Bagian Dalam goa Kristal Sebelum jam 1 Siang

Sembari menunggu jam 2 atau 3 sore kamipun berencana mencari tempat wisata lain. Saya dan Esa akhirnya memutuskan untuk pergi ke pantai Tablolong , sekitar 45 Menit dari Bolok. Selama perjalanan ada beberapa hal unik yang kami temui salah satu contohnya adalah selama perjalanan kamu melihat banyak makam, IYA MAKAM. Maaf saya pertebal lagi siaptau salah baca hehehe…

Tradisi warga Kupang ternyata mengubur angggota keluarnya di halaman rumah mereka tapi mereka dengan santainya gelar tikar di atas makam itu dan tidur-tiduranan diatasny Greget  Banget dah. OKe skip.

 

Setelah kurang lebih 45 menit kamipun sampai pantia tablolong, kami membayar 5rb di pintu masuk awal, Jalan menuju pantainya yaa…bisa dibilang rusak lah tapi masih layak di lalui mobil ataupun  motor. Sesampai di pantainya ternyata pantainya sepi banget dan bersih! Awalnya gaak kecewa karna slama perjalanan masuk menuju pantai banyak sampah plastik berserakan di pasir pantainya, tapi setlah sampai pantai utamanya ternyata tidak kotor, malah bisa dibilang sangat bersih.

 

View Pantai Tablolong

 

View Pantai Tablolong
View Pantai Tablolong

Kami disini sempat berkenalan dengan orang dari surabaya yang kami temui juga sebelumnya di goa kristal , setelah berbincang bincang sebentar dan menghabiskan air kelapa muda, kamipun kembali menuju Goa Kristal.  Sektiar pukul 15.00 Wita kamipun kembali sampai di Goa Kristal. Seperti biasa suasananya sepi, tapi saat kami mendekati mulut goa kami mendengar sayup sayup suara dari dalam Goa bergegaslah kami turun ke dalam goa, ternyata di dalam ada beberapa orang yang sedang mandi. Oh ya ternyat kami telat ke goa kristalnya, cahaya mataharinya sudah menjauhi mulut goa dan tidak menyinari airnya lagi, tapi setidaknya suasana yang kami datangi sekarang lebih terang lah ketimbang sebelumnya.

Mulut Goa Kristal Di Sore Hari
Mulut Goa Kristal Di Sore Hari

 

karena sudah sabar melihat air sejerinih itu akhirnya saya dan mahesa pun langsung buka baju dan langsung mandi. Ternyata goa kristal ini airnya payau, sangat jernih tapi hati-hati ya Sangat dalam, mungkin sekitar 3-10 meter kedalamanya. Kata bapak polisi yang kami temui siang tadi katanya disini bisa diving dan kedalamanya belum diketahui secara pasti, waduh serem juga sih awalnya tapi tidak apa apa lah yang penting bisa berenang aman Kok!

Jernihnya Goa Kristal
Jernihnya Goa Kristal

Di goa ini kami berkenalan dengan beberapa anak Asli Kupang salah satunya adalah Lexi. Lexi adalah anak asli Bolok, rumahnya sangat dekat dengan Goa Kristal. Anak ini sangat narsis dan ramah.Sesudah kami mandi kami pun bertanya kepada Lexi, apakah di daerah sana ada tempat bagus yang bisa kami kunjungi, dia pun menjawab Ada , Goa Uli Bahan katanya (maaf kalau salah sebut), tapi goa tersebut sangat jarang di kunjungi Orang , hanya keluargnya dia dan warga sekitar saja yang pernah kesana, dia pun menawarkan kami untuk kesana , dengan senang hati kami menjawab AYO!!!

 

Kapan lagi kan di ajak ke Goa yang jarang di kunjungi orang dan langsung di antar orang lokal sana pula. Lokasinya tidak jauh dari Goa Kristal, kami masuk melalui halam rumah Lexi dan kamipun langsung diajak masuk menuju semak semak.  Selama perjalanan menuju Goa tersebut Lexi banyak bercerita tentang sejarah Salah Satu Raja disana. Kamipun hanya bisa mendengarkannya , dalam hati agak takut juga sih karena kita diajak mask jauh ke dalam semak semak. Kira kira 15 menit perjalanan kami sampai di mulut goa yang lumyaan besar dan di bawahnya terdapat mata air seperti di goar kristal. Dari atas terlihat Mata air tersebut dangkal tapi setelah kami turun ternyata cukup dalam juga. Mata airnya terlihat dangkal karena airnya sangat-sangat jernih. Rasa airnya mirip dengan Goa kristal, air payau. Namn disini lebih bersih ketimbang di Goa Kristal karena jarang ada orang menuju kemari kata Lexi. Setelah puas bermain aiar selama kurang lebih 1 jam kamipun pulang di antar Lexi.

https://lh3.googleusercontent.com/-GR8BNEQpJb8/VyL2Cf7eyNI/AAAAAAAAE2k/x1lcHMChjXgGbHjqMDmPsm0pJ8d6twPKQCCo/s800/IMG_5209.JPG
Goa Uli Bahan

 

Saya Bersama Lexi
Saya Bersama Lexi (Agak vulgar hehehe)

 

Teman saya Bersama Lexi di Rumahanya
Teman saya Bersama Lexi di Rumahanya

Hari pertama kami di pulau Kupang ini sangat berkesan karena sudah di Ajak leksi untuk melihat Goa yang jarang di kunjungi orang. Hari itu kami akhiri dengan Makan di Pusat kota Kupan. Oh ya maknana Khas Kota Kupang adalah Sei Babi. Kebetulan dekat penginapan ada depot Bambu Kuning yang kata orang sangat rekomended makan disana. Harga 1 porsi nasi Sei Babi Lengkap hanya 17rb buset kamipun kalap dan akhirnya memesan banyak makanan tambahan.

Hari pertama kami di Kupang Senang dan Kamipun Sangat Kenyang!!

perkiraan biaya yang kami habiskan :

Tiket pesawat bali – surabaya : 198rb

Penginapan surabaya : 100rb

Tiket pesawat surabay – kupang : 400rban

Hotel Kupang : 202rb / 2 orang / 1 orang 101rb

Taxi Bandara Hotel Kupang : 70rb / 2 = 35rb

Sewa Motor : 50rb / 2 = 25rb

Parkir Tempat Wisata  total : 15rb

Makan : 20rb

Makan di bandara : 46rb

Create PDF    Send article as PDF   

Hidden Canyon Guwang Awesome!

Mungkin banyak yang asing membaca Judul di atas, apa sih Hidden Canyon Guwang Itu?

 

Hidden canyon Guwang Sebenarnya adalah Pura Beji (mata air alami) yang terletak di Desa Guwang , Banjar Wangbung , Sukawatai Gianyar. Letaknya sekitar 20 Km dari Pusat kota Denpasar atau sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Denpasar.

Lokasi Hidden Canyon
Lokasi Hidden Canyon

 

Lokasi GPS nya bisa dilihat disini

Tempat ini sebenarnya ada sebuah Beji (Mata Air untuk minum ataupun mandi) tapi Hits setelah ada yang berkunjung kesana dan mengunggahnya ke Instagram. Daya tarik dari tempat wisata ini sesuai namanya adalah Canyon atau tebingnya yang terlihat  Indah.

 

Hidden Canyon
Hidden Canyon guwang *canyon pertama* photo by : putradanahita

 

Traking
Traking Kurang Lebih 3 Jam sampai Canyon 2

 

Sebenarnya disini ada 3 canyon yang dapat di kunjungi tapi konon kata guide untuk mengunjungi Canyon yang ketiga kita harus siap siap basah dan harus memanjat tebing yang cukup terjal. Karena tidak ada persiapan untuk basah basahan total maka kami pun mengunjungi sampai canyo kedua saja.

 

Canyon Kedua
Canyon Kedua photo by : putradanahita

 

Biaya masuk ke tempat wisata ini sukarela, seiklas anda saja. Untuk Guide jga banyak tersedia dan membayarnya secara sukarela. Saya berkunjung kesana kemarin membayar 80rb untuk 3 orang sudah termasuk dengan biaya guide dan traking selama kurang lebih 3 jam.

 

Untuk yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini yang harus diperhatikan adalah :

  • Anda harus siap basah karena akan menyusuri sungai
  • harus kuat berjalan dan naik turun tebing yang cukup curam
  • ingat membawa air ya, karena perjalanannya cukup jauh untuk sampai ke canyon 2.
  • Jangan pakai dress karena ini tempat wisata yang bisa dibilang cukup extreme.
  • Jaga omongan karena tempat ini adalah tempat suci.
  • Harus siap fisik
  • JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN , KALAU MEROKOK DAN BAWA AIR MINUM JANGAN DI BUANG SEMBARANGAN (Biar jelas banget)

 

Oke bagi yang penasaran dan ingin mengujungi tempat ini siapkan fisik anda dan ingat selalu jaga kebersihan tempat wisata yang dikkunjungi, Selamat berlibur!

 

Kapan Kita Kemana?

PDF Converter    Send article as PDF