Belakangan ini, saya sedang seru-serunya membuat  aplikasi bot untuk membantu produktivitas harian. Biasanya, saya memanfaatkan Google Apps Script sebagai otak di balik bot tersebut. Namun, ada satu proses rutin yang cukup menyita waktu: setiap kali saya melakukan pembaharuan (deploy) pada Google Script, saya harus melakukan set ulang Webhook agar Google Script dan Bot Telegram (atau aplikasi chat lainnya) bisa kembali terhubung dan saling mengenali.

Kalau dianalogikan, proses ini mirip seperti saat kita sedang menunggu kiriman paket belanja online. Daripada kita harus bolak-balik mengecek pagar rumah setiap 5 menit (yang melelahkan dan boros waktu), bukankah lebih enak jika kurirnya yang langsung mengetuk pintu saat paket tiba?

Di dunia pemrograman, konsep “kurir mengetuk pintu” inilah yang disebut Webhook.

Nah, karena bosan harus terus-menerus mengetik ulang baris kode atau URL panjang secara manual di browser setiap habis deploy, saya membuat alat bantu sederhana bernama Webhook Setter ini. Fungsinya mirip seperti memberikan alamat rumah kita yang paling baru dan akurat kepada kurir. Cukup masukkan identitas bot (Token) dan URL Google Script yang baru, lalu klik satu tombol, kedua sistem akan langsung terhubung kembali secara instan. Bot Anda pun siap bekerja membantu produktivitas harian Anda tanpa drama!

Sayapun masih belajar dengan hal baru ini, namun semoga aplikasi sederhana ini bisa bermanfaat untuk Anda! Selamat berkreasi.

Telegram Webhook Setter

New-Putra-Danahita

Ditulis Oleh

putradanahita

Seorang Full Time Network Engineer, Full Time IT Infrascture, Freelance Wordpress developer dan Traveler Paruh Waktu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *