Solo Traveling ke Negeri Jiran Malaysia (Part 1 : Persiapan)

Ini adalah catatan pribadi saya solo traveling ke Negri Jiran Malaysia 23-26 Oktober 2015. Kala itu adalah pertama kalinya saya ke Luar Negeri Sendirian. Tidak sepenuhnya sendiran dari awal sampai akhir Trip sih karena disana saya juga gabung untuk ikut Bus Rombongan dari Kaskuser. Jujur diawal cukup grogi karena pertama kali ke luar negeri sendiri, kalau dalam negeri sih sudah biasa ya. Oke Skip skip, tujuan trip saya ke Malaysia adalah menonton Moto GP.

 

Trip ini direncanakan pada Mei 2015 , karena kebetulan Air Asia pada saat itu ada promo tiket pesawat Hingga 50%. Awalnya saya cuma iseng untuk melihat tiket pesawat ternyata harga tiketnya cukup Murah,  1 Juta PP. Harga itu termasuk murah jika dari Kota saya (btw saya berangkat dari Bali). Tanpa bagasi dan hanya membeli asuransi total yang harus saya bayarkan pada saat itu kurang lebih Rp. 1.090.000,-  digenapkan hanya sekitar 1.1 Juta untuk perjalanan Pulang pergi.

Air Asia
Air Asia Promo

Total Spent saya untuk tiket pesawat pulang pergi Bali – Kuala Lumpur pada tanggal 23 Oktober dan Balik Kuala Lumpur – Bali pada Tanggal 26 Oktober 2015 Hanya 1.1 Juta.

 

Oke tiket pesawat sudah di tangan sekarang berburu tiket nonton. Early bird tiket moto GP hanya di buka sampai dengan Akhir Juni, Setelah Early Bird berakhir maka harga tiket akan Naik Cukup Mahal bisa naik 50% nya.  Ada banyak pilihan tiket untuk di sepang.

tiket-gp-non-eb.PNG

Saya karena penasaran dengan Pit para pembalap maka saya memilih tiket Main Grand Stand. dengan harga kurang lebih 150an RM di Rupiahkan Sekitar 476rban Rupiah.  Tiket termurah C2 Hill sekitar Rp. 150.000,- yang termahal adalah PREMIER ROVING  dengan harga sekitar Rp. 1.100.000,- .

 

Oh ya ada 2 jenis tipe tiket moto gp, print at home dan tiket fisik. Untuk tiket fisik akan dikenakan biaya kirim ke Indoneis, Jika anda memilih print at home anda tidak dikenakan biaya apa-apa dan anda cukup mencetaknya di rumah. Mending pilih yang print at home aja sih, karena jika tiketnya hilang bisa print lagi , kalau yang fisik sekalinya hilang ya harus beli lagi.

 

Tips : Beli lah tiket sesuai dengan keinginan Anda, kalau saran saya yang paling worth it adalah grand mainstand, karena pilihan tempat duduknya banyak. Jika anda Fans Berat VR46 ambil saja tribun VR46 , hargnya cukup terjangkau dan Anda akan mendapat suvennir  bendera dan topi.

 

 

Oke tiket pesawat sudah , tiket nonton sudah, sekarang yang di pikirkan di bulan selanjutnya adalah, dimana saya harus menginap? Awalnya saya berencana menginap di dekat Sirkuti Sepang karena tidak ada pengetahuan sama Sekali tentang Moto GP. Setelah saya browsing saya menemukan Trit di Kaskus “(Backpacker) KRSC & Nobarmotogp.com Goes To Sepang 2015”.

agoda.jpg
Agoda

Dari trit tersebut saya mulai baca dan bertanya dimana seharusnya menginap. Akhirnya dari beberapa saran yang saya dapatkan dari Trit tersebut saya putuskan untuk menginap di kawasan Bukit Bintang.  Saya mencari hotel  murah di empat website ini :

Kalian bisa mencari – cari hotel yang sesuai dengan Budget anda di situs yang tertera di atas. Kalau saya memilih Agoda karena jika anda berlangganan pada agoda maka akan banyak ada pilihan harga hotel menarik. Tapi kelemahan agoda adalah Anda harus memiliki Kartu kredit untuk bertransaksi disana. Oke skip skip setelah menimbang nimbah Hotel mana yang akan saya pilih akrhirnya saya memilih penginapan di Checkmate Alor, kenapa? Pertama harganya yang murah dan kedua karena ada private bath roomnya, maka dari itu saya memilih Hotel ini. Untuk perharinya dikenakan kurang lebih Rp. 150.000,- perh hari.

 

Tips : Mendaftarlah di situs pencari hotel yang sudah saya lampirkan di atas, dengan mendaftar Anda akan mendapat promo-promo menarik dari situs Tersebut

 

Plusliner-to-terengganu.jpg
Transportasi di Malaysia

Oke tiket pesawat sudah, tiket nonton sudah, penginapan sudah, apa selanjutnya? Ya selanjutnya adalah bagaimana cara saya menuju Sepang dari Bukit Bintang. Sebenarnya banyak cara menuju Sepang International Circuit (SIC) dari penginapan saya , salah satunya adalah dengan menggunakan shuttle bus rapid KL yang disediakan selama GP berlangsung. Namun karena jadwal berangkat bagi saya terlalu siang dan pasti akan antre sangat lama, maka saya mencari alternatif lain, yakni ikut rombongan bus kaskuser. Hanya dengan membayar Rp. 136.000,- . Alasan saya ikut bis ini tidak lain tidak bukan agar ada teman yang bisa saya ajak untuk berkomunkasi atau sekedar bertanya di Kuala lumpur nanti.

 

Jadi total biaya sebelum saya berangkat ke kuala Lumpur Antara laiin :

  • Tiket pesawata Rp. 1.100.000,- (promo Air Asia)
  • Tiket nonton Moto GP Main Grand Stand Rp 500.000,-
  • Penginapan 2 Hari , Checkmate Alor Rp. 300.000 , –
  • Bus PP Sepang – Bukit Bintang Rp 136.000,-

pengeluaran di atas belum termasuk biaya hidup disana ya, dan biaya di atas di cicil dari bulan Juni sampai Oktober jadi tidak begitu berat pengeluarnnya.

 

PDF24    Send article as PDF   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*