Solo Traveling ke Negeri Jiran Malaysia (Part 2 : Tiba di Malaysia)

Sebelumnya saya sudah menulis apa saja yang saya siapkan sebelum melakukan perjalanan ke Malaysia di Solo Traveling ke Negri Jiran Malaysia Part 1.

 

23 Oktober 2015 saya memulai perjalanan ini, saya sampai bandara Ngurah Rai Bali sekitar pukul 20.00 Wita.  Setelah melewati imigrasi dan security bandara tibalah saya di gerbang keberangkatan. Agak tegang sih awalnya tapi saya pikir yasudahlah jalani saja. Uniknya sampai bandara saya tiba-tiba di datangi seorang yang berpakaian Bea Cukai, awalnya takut namun ternyata setelah tahu apa keingnannya baru saya lega. Ternyata bapak tersebut hanya ingin minta tolong dibelikan minuman Red Label , karena jika penumpang yang membawa passport dan boarding pass maka akan mendapat diskon 25% , karena dari itu bapak itu minta tolong saya untuk membelinya. Okelah saya bantu hitung-hitung bantu orang sebelum berangkat.

 

Oh ya btw saya tidak ada membawa bagasi, saya hanya membawa satu keril 45L dan satu tas kecil untuk passpor dan lain lain. tapi di dalam keril saya ada satu tas lagi daily pack untuk di sepang nanti. Selama trip di Sepang saya cuma berbekal Uang Sebesar 300 RM atau sekitar 1 juta rupiah, cukup tidak cukup harus di cukupkan. Untuk yang tidak mau repot tukar uang , apabila anda Nasabah CIMB Niaga , kalian bisa menarik uang langsung di Malaysia tanpa potongan atau biaya administrasi. Oke saatnya boarding tepat pukul 21.00 dan perjalan ke KLIA2 pun dimulai.

 

getting-around-map.gif
KLIA2 MAP

 

Perjalanan dari Ngurah Rain Airport menuju KLIA2 di Kuala Lumpur kurang lebih menghabiskan waktu 2.5 jam, saya sempat harap-harap cemas karena ada info di beberapa kota penerbangan menuju KLIA dan KLIA2 di batalkan karena masalah kabut asap, tapi syukurnya pesawat saya sampai KLIA2 dengan selamat. Kurang lebih sekitar pukul 00.00 waktu setempat saya sampai di Kuala Lumpur Internasional Airport 2 (KLIA2) . Bandaranya Gueeeedeeeeeee pake banget, dari parkir pesawat sampai menuju pintu kedatangan kira kira saya berjalan 2 kilometer. Seperti yang terlihat pada gambar di atas, sesampainya di KLIA 2 saya harus berjalan dari Gate kedatangan di Gate Q menuju pintu Kedatangan.

 

Oh ya untuk hari pertama saya memang berencana untuk menginap di bandara KLIA2 karena kalau harus ke Bukit Bintang sudah tidak memungkinkan dan buang buang biaya, karena saya keesokan harinya ingin langsung menuju Sepang International Circuit (SIC). Letek SIC dengan KLIA2 tidak jauh , kalau di peta cuma ada di sebalahnya  , tapi tidak bisa jalan kaki kesana. Ada shutle bus khusus Moto GP kok kalau mau menuju SIC jadi gampang, bayar 10 RM saja untuk menuju ke SIC.

sepang.jpg
Jarak KLIA2 dan SIC

 

Rapid KL menuju SIC
Rapid KL menuju SIC

 

Hal yang pertama saya lakukan setibanya di pintu kedatangan adalah mencari Kartu Provider lokal agar dapat berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia. Banyak pilihan yang tersedia , tapi saya memutuskan untuk memlih Excelcom Axiata. Kenapa saya memilih kartu ini ?  pertama karena harganya cukup terjangkau cuma 20 RM , kedua Unlimited Social Media (Nah ini yang penting buat eksis) dan yang ketiga karena katanya koneksi di SIC bagus menggunakan Kartu ini , maka dari itu saya memlih kartu ini.

 

Tips : Tidak perlu bingung bagaimana caranya dapetin kartu provider lokal, setelah keluar dari pintu kedatangan internasional akan ada banyak gerai yang menawarkan kartu provider , pilihlah dengan bijaksana.

 

Oke kartu provider sudah selanjutnya saya memikirkan tempat untuk tidur malam ini. Saya berencana menginap (ngemper kaya gembel) di Level 2M di KLIA2 , dari yang saya baca baca disana banyak tempat untuk tidur, bukan tempat tidur ya, tapi karpet yang nyaman buat tidur. Tapi akhirnya saya memutuskan untuk tidur di Level 2 saja, karena ketika saya keluar dari pintu kedatangan internasional di kiri kanan saya sudah banyak yang Tidur. Yasudah tanpa pikir panjang saya ikut ngemper tidur disana. Tidak usah takut di usir, kalau di usir ya di usir bersama sama, karena banyak banget ternyata yang numpang tidur di KLIA2.

 

Tidur di KLIA2
Tempat Saya Tidur di Bandara

Saya istirahat sampai pukul 5.30 waktu setempat , ya lumayan lah dapat istirahat walaupun sebentar dan tak senyaman di hotel karena keadaan bising orang lalu lalang. Btw waktu di KL sama dengan waktu Indonesia bagian tengah. Oke setelah bangun saya berencana untuk mandi, pertanyaanya dimana?  saya sempat membaca ada shower di Level 3 dekat pintu cek in, tapi sempat saya cari dan tidak ketemu, daripada pusing mencari lagi akhirnya saya memutuskan untuk mandi di Capsule by Container Hotel di Level 1 , bayar buat mandi lumayan sih 20 RM tapi itu sudah termasuk air Minum, Handuk , sabun, sampo dan mandi selama 1 Jam, ya lumayan lah ya daripada ga mandi. Lokasi tempat mandi saya ada di lantai paling bawah, turun saja menggunakan Lift menuju Level 1 kemudian setelah keluar dari lift belok kanan , nah ketemu deh. (Sayang ga sempet foto aslinya, tapi saya nemu foto di internet)

capsule-by-container-hotel-001.jpg
Shower di Capsule hotel

 

Oke setelah beres mandi saya chat ke group rombongan bus saya dan menanyakan apakah ada yang ke sepang langsung dari KLIA2, ternyata ada. Nah disinilah awal mula saya bertemu duo kakak beradik Mba Putri dan Mba Nisa. FYI saja , saya ikut group rombongan Bus kaskuser untuk hari minggunya, berangkat dari Bukit Bintang Menuju SIC.

Oke saya dan Mba Put akhirnya janjian ketemu di Nyonya Colors KLIA2. Apa itu Nyonya Colors? Nyonya colors adalah tempat makan nasi Lemak yang bagi saya cukup murah (Dibanding makanan lain di KLIA2 ya) cukup dengan 3 RM Anda bisa menikmati nasi lemak ya dengan porsi seckupunya , lebih mirip Nasi Jinggo sih kalau di bali. Letaknya ada di Level 3  dekat dengan pintu masuk.

Nyonya Colors
Nyonya Colors Sumber : Google

Akhirnya saya ada teman di KL setelah bertemu Mba Putri dan Mba Nisa.Tepat pukul 7.30 waktu setempat saya dan kedua teman baru saya itu menuju Level 1 untuk mencari bus, setelah bertanya tanya akhirnya kamipun masuk ke Bus. Bus dari KLIA2 ke SIC dibandrol dengan Harga 10 RM saja. Kondisi cuaca pada saat saya sampai di KL pada waktu itu cukup berasap, mataharinya berawrna sedikit merah karena tertutup Asap. Perjalanan dari KLIA2 ke SIC kurang lebih memakan waktu 15 menit saja, dekat kok, sangat dekat malah.

Bus Menuju SIC
Shutle Bus Menuju SIC

15 Menit perjalan akhirnya Kamipun Tiba di SIC. Kami di turunkan di tempat parkir yang ada tulisan Sepang Circuit. Dari sana kami harus naik shutle bus lagi menuju pintu depan sepang circuit, tenang aja Gratis kok . Tidak jauh dari tempat parkir pertama kita tadi akhirnya saya dan teman saya sampai di Pintu Masuk Sepang. Kesan pertama excited banget akhirnya bisa sampai disini.

 

Sepang International Circuit
Sepang International Circuit. (Sumber : http://www.wonderfulmalaysia.com/)

 

Pintu Masuk SIC
Pintu Masuk SIC

 

Pintu Masuk SIC
Pintu Masuk SIC

 

Oke setelah sedikit berfoto foto di depan pintu masuk, kamipun bergegas masuk. Agak Sedikit menyesal juga sih datang Sabtu karena tidak ada Meet and Greet dan Pit Lane Walk .

Tips : yang pengen merasakan pit lane Walk dan bertemu dengan pembalap, sebaiknya datang di hari jumat, atau sehari sebelumnya agar tidak melewatkan semuaa event yang ada di SIC. Jadwal Lengkap ada disini (Spectators Guide Tahun Ini)

Pada hari sabtu tersebut hanya ada free practice 3 , 4 dan Qualifying. Oh ya karena tiket saya adalah Main Grand Stand maka sebellum masuk ke tempat saya duduk, saya harus melewati mall. Mall disini adalah stand-stand para sponsor yang bergabung di acara tersebut, lumayan lah bisa liat SPG cakep.

Jalan menuju pintu masuk MGS
Jalan menuju pintu masuk MGS

 

SPG
SPG selama menuju Pintu Masuk :))
Pintu Masuk MGS
Pintu Masuk MGS

 

Setelah melewati pintu masuk MGS dan Tiket kami di Scan  , kami mulai mendengar suara deru motor. Setibanya kami disana kebetulan ada Free Pratice untuk Moto 3. Karena sudah tidak sabar ingin melihat Free pratice langsung kami menuju tribune.

Tribune MGS
Tribune MGS
Free Pratice Moto 3
Free Pratice Moto 3

 

Ternyata suara motornya bising banget , terutama saat mereka berjalan beriringan. sebaiknya anda membeli Earplug untuk mencegah kebolotan setelah menonton GP. Terutama Kelas Moto GP tingkat kebisingannya luar biasa.

Free Practice Moto GP
Free Practice Moto GP

 

Oke setelah menonton Free Practice Moto 3 dan Moto GP Kami memutuskan untuk ke hotel saja. Nah untuk balik Hotel dari SIC kita harus balik ke KLIA2 dulu baru dari KLI2 Naik Sky Bus Air Asia ke KL Sentral. Kenapa harus ke KLIA2 dulu? Karena jadwal shutle bus Balik dari SIC hanya di Buka Pada pukul 4 Sore. Kami tidak mau menunggu selama itu karena sudah lelah. Akhirnya kami memutuskan untuk naik taxi ke KLIA2. Taxi dari SIC ke KLIA 2 harus menggunakan Kupon dengan harga 100 RM per mobil. Lumayan mahal, untung saja kami mendapat orang lagi yang bisa diajak sharing cost.

 

Tips : Kalau mau balik dari SIC ke Sepang sebelum jam 4 sebaiknya pakai uber taxi (saya baru tau setelah terlanjur membayar 100 RM) lebih murah, harga dari SIC sampai Bandara hanya sekitar 25 RM.

 

Oke sesampainya di KLIA2 Kami memilih naik Bus untuk menuju KL Sentral, nanti dari KL sentral menuju Bukit bintang menggunakan Monorail. Banyak pilihan lain untuk menuju KL Sentral antara lain KL Express (kereta cepat sekitar 35 RM) , Bus dan Taxi. Yang paling murah tentu saja Bus. Ada banyak pilihan bus yang tersedia, kami sih mencari yang paling murah yakni Sky Bus Air Asia , cuma 11 Rm  (sekitar 33 rb ).

Tips : di Level 1 KLIA2 banyak pilihan bus tersedia, pilihlah sesuai keinginan anda, kalau mau naik taxi juga bisa tapi saran saya gunakan saja taxi kupon yang ada di level 1 tersebut.

 

Sky Bus Air Asia
Sky Bus Air Asia (Sumber ; google)

 

Perjalanan dari KLIA2 ke KL Sentral cukup jauh, kurang lebih 1 jam. Saya memanfaatkan waktu perjalanan yang panjang dengan tertidur. Kurang lebih 1 jam sudah berlalu kamipun turun di terminal KL Sentral, Dari sini kami akan naik monorail ke Bukit Bintang.

Agak kagok ketemu mesin beli tiket monorail awalnya, udah kaya orang desa dateng ke kota, udik :)). Sistem pembelian tiket monorail disin serba otomatis, kaya vending machine. Jadi pertama anda harus memilih tujuan anda, kemudian setelah memilih tujuan akan tertera berapa biaya yang dihabiskan. Setelah itu barulah masukkan sejumlah uang yang di tampilkan dilayar monitor. Setelah terbayarkan maka Tiket berbentuk koin plastik keluar dan kembaliannya pun keluar , canggih ya :))

 

Tiket Monorail
Tiket Monorail

Oke koin yang di dapat itu kemudian di tap pada mesin yang disedikan, nanti setelah keluar koin itu harus di masukkan ke dalam mesin agar kita bisa keluar dari stasiun. Perjalanan menuju bukit bintang cuma 15 menit kok, dari bukit bintang nanti saya harus berjalan kaki menuju Alor (pecinan di KL) disanalah letak hotel saya Checkmate Guest House Alor.

 

Hotel yang saya tempati cukup nyaman, biarpun kecil tapi lumayan lah ya buat istirahat. Oke skip lah masalah hotel, dibahas lain kali aja. Setelah istirahat sebentar di hotel dan mandi biar lebih fresh saya memutuskan untuk jalan-jalan keluar hotel. Sebelum berangkat saya sempat googling terlebih dahulu , objek wisata terdekat yang ada di sekitar hotel saya adalah Petronas Tower. Dari tempat saya menginap terlihat dekat, sayapun cuma nekat berjalan kaki. Oh ya berjalan kaki di Kuala Lumpur sangat nyaman, tidak banyak pedagang kaki lima seperti di Indonesia dan trotoarnya pun lebar dan bersih.

 

Setelah cukup lama berjalan ternyata Petronas Towernya masih jauh hahaha…dan akhirnya sayapun menyerah. Akhirnya sayapun memilih unuk menaiki monorail. Setelah bertanya kepada petugas akhirnya saya disarankan naik monorail menuju Medan Tuanku Stasiun, dari sana saya disarankan Naik Go KL. Go KL adalah layanan bus gratis yang disedikan pemerinta KL untuk wisatawan dan warga Malaysia.

Rapid-KL-Map.jpg
Rapid KL Map

Setelah saya turun di stasiun Medan Tuanku saya memutuskan untuk berlanjut berjalan kaki, sepertinya tinggal satu blok lagi, daripada menunggu bus lama mending saya jalan kaki saja. Setelah 15 menit berjalan kaki akhirnya sayapun sampai di Petronas Tower yang terkenal itu. Cukup banyak wisatawan ataupun warga lokal yang mengabadikan foto di depan petronas tower. Menurut penjaga disana, kita bisa naik ke skybridge yang menjadi penghubung antra tower 1 dan 2. Saya pun masuk ke gedung tersebut dan mencari informasi, ternyata untuk dapat naik ke sky bridge kita harus membayar 84 RM , Mahal ya!!! Sayapun mengurungkan niat untuk naik ke sky bridge tersebut daripada saya ga bisa makan besoknya mending saya pergi kembali ke hotel. Setelah puas berfot-foto di daerah petronas tower akhirnya sayapun kembali ke penginapan.

Petronas Tower
Petronas Tower

 

Oke skip lah ya bagaimana saya sampai di hotel dan bagaimana saya menghabiskan hari pertama saya di KL. Intinya hari pertama saya habiskan untuk berjalan jalan di kota kuala lumpur dan wisata kuliner di pecinan / jalan alor. Hari itu saya tutup dengan kembali ke Petronas Tower dan membuat foto dengan teman-teman baru saya.

Tips : bagi yang muslim banyak kok makanan halal di jalan alor apalagi setelah jam 6 sore, mulai tambah banyak pedagang kaki lima yang membuka lapak di jalan Alor. Rata-rata harganya sekitar 5-15 RM lumyan mahal sih tapi rasanya di jamin enak. Di jalan Alor ini juga banyak makanan camila yang enak. seperti Es Krim Kelapa, Pancake durian (6 biji 12 RM), Es krim Turki dan masih banyak lainnya. Jadi yang pengen wisata  kuliner plus istirahat jalan alor dan bukit bintang memang tempat yang pas buat anda. Oh ya jangan sungkan menanyakan harga terlebih dahulu sebelum memesan.

 

Foto Malam di KLCC
Foto Malam di KLCC / Petronas Tower

Jadi total yang saya habiskan pada hari pertama kurang lebih :

  • Makan 10 RM
  • Mandi 20 RM
  • Tiket Bus ke Sepang dari KLIA2 10 RM
  • Tiket taxi dari Sepang ke KLIA2 (100 RM / 4 orang = 25 RM)
  • Tiket Bus dari KLIA2 ke KL Sentral 11 RM
  • Tiket monorail dari KL Sentral Ke bukit bintang 2.30 RM (kurang lebih)
  • Tiket monorail dari Bukit nanas ke Medan Tuanku 1.20 RM
  • Tiket  Monorail dari Medan Tuanku ke Bukit Bintang 1.20 RM
  • Makan Malam 10 RM (Kaki Lima)
  • pengeluaran lain air minum dan lainya 10 RM

 

Cerita waktu Racenya di bahas di post selanjutnya yaa. Semoga bisa membantu 😀

 

CMIIW

www.pdf24.org    Send article as PDF   

One thought on “Solo Traveling ke Negeri Jiran Malaysia (Part 2 : Tiba di Malaysia)”

  1. kakak inspirasi banget. kapan2 jalan-jalan ke korea selatan ya kak trus bikin catpernya juga. semangat terus jalan-jalannya kak. jangan lupa oleh-olehnya.
    btw, sudah di komen ya kak. :)))) wkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*